Apa
cita-citamu setelah dewasa nanti? Ingin jadi pengusaha kaya raya? Ingin jadi
pilot, guru, pramugari, akuntan dan lain-lain? Setiap orang pasti punya yang
namanya impian atau cita-cita. Bagi kamu yang kini sedang menempuh Sekolah
Menengah Akhir pasti sudah memikirkan hal itu, dan apa yang akan kalian lakukan
ketika sudah lulus nanti. Ingin
melanjutkan bekerja atau melanjutkan sekolah lagi atau langsung saja ijab sah.
Bicara
soal pendidikan, pasti banyak orang yang menginginkan menempuh pendidikan
setinggi-tingginya atau bahkan ingin sampai sekolah
ke
luar negeri dengan mendapat beasiswa.
Harapan dan impian itu boleh saja.
Tapi
kamu harus siap dengan segala resiko dan tantangan yang akan kamu hadapi saat
kamu menempuh pendidikan nanti. Di Indonesia banyak sekali mahasiwa mahasiwi
yang kuliah bukan didaerahnya sendiri. Ini merupakan sebuah pilihan dan
keputusan yang besar untuk meninggalkan kampung halaman. Ini bukan halangan bagi kamu untuk
melangkah lebih maju, tapi ini sebuah
tantangan.
Hal seperti ini memang sudah
menjadi kenyataan. Menjadi seorang yang bisa disebut anak perantauan itu pasti ada
suka dan dukanya. Kamu jauh dari keluargamu terutama orang tua dan suasana
rumah yang begitu nyaman. Membutuhkan waktu
yang cukup lama untuk menyesuaikan dengan lingkungan yang baru. Bayangan
suasana rumah dan canda tawa di kampung halaman pasti akan terus membayangimu
ketika hari pertama kamu menginjakkan kakimu di tempat yang baru. Apalagi
ditambah kamu yang kuliahnya jauh dan pasti akan rindu dengan
keluarga. Pada awalnya kamu akan pernah merasa kesepian dan
bingung ingin cerita sesuatu kepada siapa. Kamu juga akan
merasakan rindu dan kesal yang cukup luar biasa saat jadwal untuk pulang
kampungmu gagal. Kamu seorang
mahasiswa akan merasakan hal ini.
Mencari-cari tanggal yang berwarna merah pasti akan
dilakukan. Waktu liburan paling ditunggu-tunggu. Belum lagi pasti dosen juga
akan memberikan tugas-tugas yang tidak sedikit. Seperti tugas individu, tugas
kelompok, tugas observasi, makalah, presentasi, meresume materi, tugas deadline
dan yang lainnya pasti kamu akan merasakan.
Jadi mahasiswa, tidur jam dua belas lebih atau bahkan
tidak tidur itu sudah biasa. Hal itu terjadi karena tugas deadline yang harus
dikerjakan. Contohnya Ulangan Tengah Semester juga berbagai macam tipenya. Soal
analisis, take home, dan berbagai macam tipe soal dan tugas lainnya.
Tanggal muda dan tanggal tua juga akan kamu hadapi.
Sampai pada akhirnya kamu tidak punya sisa uang diakhir bulan. Akhirnya kamu
akan puasa atau hanya membuat mie untuk makan. Jadi, kamu harus pintar
menggunakan uangmu dan menabungnya sedikit demi sedikit. Selain untuk makan dan
menghidupi segala macam, tugas-tugas seperti fotokopi dan print out juga sangat
perlu membutuhkan uang dan sudah pasti itu terjadi.
Namun menjadi mahasiswa juga menyenangkan. Kamu akan
mendapat banyak pengalaman dan teman baru tentunya. Kamu juga bisa ikut banyak
event-event kampus dan bergabung di Unit Kegiatan Mahasiswa. Contohnya ikut
seminar, workshop dan lain-lain.
Hal tersebut sebenarnya bukan hanya dirasakan oleh
mahasiswa, orang yang merantau untuk bekerja juga sebagian akan merasakan hal
yang sama. Tidak perlu khawatir karena itu akan menjadi sebuah pengalaman baru
yang menyenangkan ditambah lagi dengan bertemu dengan banyak orang baru didalam
hidupmu. Jangan lupa selalu berusaha, berdoa dan bersyukur setiap waktu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar